LAMPUNG TIMUR – Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1447 Hijriah, Pemerintah Desa bersama masyarakat Desa Karya Basuki menggelar kegiatan tasyakuran, doa bersama, dan penyerahan santunan kepada anak yatim. Acara dilaksanakan di Aula Balai Desa Karya Basuki, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur, pada hari Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan rutin tahunan ini dihadiri oleh berbagai unsur warga, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat desa, hingga warga dari berbagai kalangan usia. Rangkaian utama acara meliputi doa bersama yang dipanjatkan sesuai dengan ajaran agama dan kepercayaan masing-masing warga. Sebagai wujud kepedulian sosial, sebanyak 15 orang anak yatim juga menerima santunan yang diserahkan langsung oleh Kepala Desa.
Kepala Desa Karya Basuki, Suharno, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur seluruh warga kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat dan perlindungan yang telah diterima selama ini. Selain itu, acara ini juga menjadi sarana untuk menghormati dan mendoakan para pendahulu yang telah berjuang membangun desa. Secara khusus, ia turut mendoakan almarhum Pak Sumarlin, tokoh yang pertama kali merintis dan membuka wilayah Desa Karya Basuki.
“Masyarakat di sini tidak semuanya memeluk satu agama saja; ada yang beragama Islam, Kristen, maupun Hindu. Namun perbedaan itu tidak pernah menjadi pemisah, justru menjadi kekayaan yang kami jaga bersama. Kami tidak membeda-bedakan satu sama lain, karena bagi kami semua adalah bagian dari satu keluarga besar desa ini,” tegas Suharno.
Ia menambahkan bahwa meskipun cara beribadah berbeda-beda mengikuti keyakinan masing-masing, tujuan yang dicita-citakan tetaplah sama. “Kami berdoa agar Desa Karya Basuki senantiasa dijauhkan dari musibah, bencana, dan hal-hal yang tidak diinginkan. Kami juga memohon agar desa ini diberikan keamanan, kedamaian, serta kemajuan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Suharno juga berharap agar doa bersama ini dikabulkan Tuhan. “Semoga seluruh warga mendapatkan perlindungan, kesejahteraan lahir dan batin, segala urusan dipermudah, serta rezeki dilimpahkan dengan cara yang halal dan berkah,” harapnya.
Di akhir sambutannya, ia mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan. “Mari kita terus hidup rukun bertetangga, saling menghormati, dan mempererat silaturahmi. Dengan persatuan, kita dapat membangun desa menuju masa depan yang lebih baik dan sejahtera,” pesannya.
Setelah rangkaian doa dan penyerahan santunan, kegiatan ditutup dengan makan bersama dan bercengkrama antarwarga. Suasana yang hangat dan akrab terasa sepanjang acara, mencerminkan keharmonisan yang kokoh di tengah keberagaman yang ada di Desa Karya Basuki.
(ADS)