Lampung Timur – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kecamatan Waway Karya mengambil langkah proaktif dengan melakukan operasi pasar selama dua hari berturut-turut di dua pasar utama wilayahnya. Sidak dilakukan di Pasar Karang Anom pada hari Rabu dan dilanjutkan di Pasar Tanjung Wangi pada hari Kamis, 12/3/2026.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Camat Waway Karya, Syamsul Bahri, ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan sembilan jenis bahan pokok (sembako) agar tetap terkendali dan aman bagi masyarakat. Menurut Camat Syamsul, langkah preventif ini diambil karena terlihat adanya kecenderungan kenaikan harga beberapa jenis sembako menjelang hari raya.
"Kami melakukan tindakan ini agar tidak terjadi kenaikan harga yang tidak wajar dan memastikan stok barang cukup untuk kebutuhan masyarakat. Kami berharap seluruh pihak, baik pedagang maupun masyarakat, dapat bersama-sama menjaga kondisi pasar tetap kondusif," ujarnya.
Operasi pasar ini melibatkan kolaborasi lintas instansi, Dari pemerintah Desa Tanjung Wangi , Polsek Waway Karya, Koramil Jabung, Dinas Kesehatan, Dinas Pasar, Dinas Peternakan, Dinas Pertanian, serta Satpol PP Kecamatan Waway Karya.
Tim memeriksa secara menyeluruh aspek harga, ketersediaan stok, keamanan, hingga kebersihan barang dagangan, khususnya pada sembilan bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan daging. Selain itu, tim juga memberikan sosialisasi kepada pedagang mengenai pentingnya menjaga stabilitas harga.
Di tengah upaya pemerintah tersebut, sejumlah pedagang memberikan tanggapan mereka. Salah satu pedagang sembako di Pasar Tanjung Wangi,
Suryani (45),mengakui adanya tekanan harga dari pemasok. "Kami juga ingin menjaga harga agar tetap terjangkau bagi pembeli. Namun, terkadang harga dari grosir atau distributor sudah naik duluan sebelum sampai ke pasar. Jika kami menjual terlalu murah, kami sendiri yang akan rugi," ungkapnya. Ia berharap pemerintah juga bisa melihat rantai pasokan di tingkat atas agar harga dasar bisa lebih stabil.
Sementara itu, Rina (38), salah satu pembeli di Pasar Tanjung Wangi, merasa terbantu dengan adanya pengawasan ini. "Sangat bagus ada sidak seperti ini. Kemarin saya sempat khawatir harga bawang dan minyak goreng akan naik sangat tinggi seperti tahun lalu. Semoga dengan adanya pengawasan ini, harga bisa tetap stabil sampai lebaran nanati.
Sebagai penutup, Camat Syamsul Bahri mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan jika menemukan pelanggaran terkait harga atau kualitas sembako ke kantor kecamatan atau pihak berwenang terkait.