Lampung Selatan - Anak-Anak Kembali Menghirup Uap Nebulizer Saat Debu Diduga Berasal dari PT Woongsol Muncul, Orang Tua Hidup dalam Bayang-Bayang Kekhawatiran 1 Juni 2026
Di balik aktivitas industri yang terus berjalan, masih ada keresahan yang dirasakan sebagian warga Desa Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. Salah satunya disampaikan oleh seorang ibu berinisial P, yang mengaku kedua anaknya, R (10 tahun) dan Z (4 tahun), kerap mengalami sesak napas hingga harus menjalani terapi uap (nebulizer) setiap kali debu yang menurut pengakuannya berasal dari area PT Woongsol mulai berterbangan.
Foto yang diterima Bilah News memperlihatkan salah satu anak sedang menjalani terapi uap menggunakan nebulizer. Sang ibu mengaku kondisi tersebut sudah berulang kali terjadi.
"Tahun lalu anak saya sudah pernah dirontgen, hasilnya infeksi paru-paru. Tapi saya tidak tahu infeksi karena debu apa. Yang pasti, setiap debu dari Woongsol banyak, anak saya pasti sesak napas, harus diuap. Kadang sampai batuk dan pilek," ujar ibu berinisial V kepada Bilah News.
Keluhan serupa sebelumnya juga disampaikan warga lainnya, Tri, ibu dari bayi Bintang yang kini berusia 4 bulan. Ia bersyukur kondisi anaknya mulai membaik setelah mendapat perhatian dari tenaga kesehatan.
"Setelah Pak Dewan ke sini, besoknya ada tim lagi dari Puskesmas datang mengecek anak saya. Alhamdulillah hasilnya sudah membaik," ujar Tri.
Tri menjelaskan, kunjungan tersebut dilakukan oleh tim dari UPT Puskesmas Sidomulyo yang dipimpin Ns. Putri Handayani, S.Kep, menyusul kegiatan peninjauan lapangan bersama Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lampung Selatan, Agus Sartono, pada 23 Juni 2026.
Meski kondisi bayinya mulai membaik, rasa cemas belum hilang.
"Saya selalu takut membawa anak saya keluar rumah. Saya khawatir kesehatan anak saya yang masih balita," ungkapnya.
Sejumlah warga berharap adanya langkah nyata dari pihak-pihak terkait untuk memastikan kualitas udara di lingkungan permukiman serta melakukan pemeriksaan penyebab keluhan kesehatan yang mereka alami. Mereka juga berharap hasil pemeriksaan lingkungan dan kesehatan dapat disampaikan secara terbuka agar masyarakat memperoleh kepastian.
Bilah News membuka ruang hak jawab bagi pihak PT Woongsol maupun instansi terkait apabila ingin memberikan penjelasan atau tanggapan atas keluhan warga tersebut.
( ADS )