LAMPUNG TIMUR – Capaian luar biasa ditorehkan dalam rangkaian kegiatan Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam, sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Lampung Timur yang ke-27. Perputaran ekonomi yang terjadi selama acara ini mencapai angka fantastis sebesar Rp10,55 Miliar. Data membanggakan ini disampaikan langsung oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryama, saat memberikan sambutan dalam acara penutupan kegiatan tersebut pada hari Sabtu, (25/4/2026).
Kegiatan festival yang dilaksanakan di Lapangan Merdeka, Kecamatan Bandar Sribawono ini berlangsung selama sepuluh hari penuh. Acara tersebut dinilai sangat sukses dan berhasil menjadi wadah yang efektif bagi pengembangan ekonomi kreatif serta pelestarian budaya daerah. Dalam kesempatannya, Bupati Ela Siti Nuryama menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas antusiasme masyarakat serta partisipasi para pelaku usaha yang hadir memeriahkan perayaan tahunan ini.
"Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan karunia-Nya, kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-27 Lampung Timur ini dapat berjalan sangat sukses dan lancar dari awal hingga akhir. Kami melihat antusiasme masyarakat sangat luar biasa, baik dari pengunjung maupun para pelaku usaha yang terlibat," ujar Bupati Ela.
Lebih jauh, Ela memaparkan capaian ekonomi yang sangat membanggakan dari penyelenggaraan festival ini. Selama kurun waktu sepuluh hari pelaksanaan, tercatat perputaran uang yang sangat signifikan bergerak di lokasi acara, memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar dan para pelaku usaha yang berjualan di sana.
"Dalam sepuluh hari penyelenggaraan kegiatan ini, kami mencatat perputaran uang yang bergerak mencapai angka Rp10,55 Miliar. Angka ini tentu sangat luar biasa dan memberikan dampak positif yang nyata bagi perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat," jelasnya.
Perputaran ekonomi yang fantastis ini tidak lepas dari partisipasi aktif para pelaku usaha lokal. Bupati menambahkan bahwa sebanyak 1.500 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut terlibat dan memeriahkan acara tersebut. Mereka menampilkan berbagai produk unggulan daerah, mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, hingga busana dan fashion khas Lampung Timur.
"Dengan terlibatnya sekitar 1.500 UMKM dalam satu event yang sama, ini membuktikan bahwa kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah mampu menjadi sarana promosi dan penjualan yang sangat efektif bagi masyarakat. Ini adalah bukti nyata bahwa potensi ekonomi di Lampung Timur sangat besar dan terus menggeliat," tambahnya.
Bupati juga berharap, capaian gemilang ini dapat menjadi motivasi dan acuan untuk tahun mendatang. Ia berharap agar ke depannya partisipasi masyarakat semakin luas dan nilai ekonomi yang dihasilkan bisa terus meningkat, seiring dengan semangat membangun Kabupaten Lampung Timur yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.