home

HOME

pages

HALAMAN

Bukan Sekadar Debu (cocopit), Kini Isi Pesan singkat chat WhatsApp, PT Woongsol Jadi Sorotan

13-07-2026 | Daerah | 176x dibaca
Bukan Sekadar Debu (cocopit), Kini Isi Pesan singkat chat WhatsApp, PT Woongsol Jadi Sorotan
"Dok. Dua pekerja pt woongsol sedang bersihkan rumah warga yang terdampak"

LampungSelatan - sukabanjar kecamatan Sidomulyo. Sebelum melakukan uji coba, pihak perusahaan PT Woongsol mengundang masyarakat untuk melihat dan meninjau hasil perbaikan yang akan langsung diuji coba pada 8 Juli 2026.


Setibanya masyarakat di perusahaan, mereka langsung disambut oleh ratusan pekerja dan sorakan. Suasana di lokasi PT Woongsol sempat memanas. Sejumlah warga yang hadir atas undangan pihak perusahaan tidak terprovokasi, suasana pun menjadi kondusif.


Masyarakat menyikapi masa uji coba kelima yang dilakukan oleh pihak PT Woongsol. Debu atau cocopit hasil olahan sabut kelapa mulai menghantui warga yang tinggal dekat dengan perusahaan.


Di sisi lain, sebagai bagian dari upaya pembersihan, PT Woongsol mengutus dua orang pekerja untuk menyapu teras rumah warga yang terdampak debu yang diduga berasal dari aktivitas produksi cocopit.


Di hadapan kedua pekerja tersebut, seorang warga lanjut usia yang akrab disapa Mbah, dengan logat Jawa yang khas, menyampaikan keluhannya.


Wes peng telu iki nyapune, ora percoyo yowes, barsubuhan nyapu, jam 10 nyapu, lah iki nyapu meneh. Ya Allah tulung lah, lek aku mati piye."


( Ini sudah ketiga kalinya disapu. Kalau tidak percaya ya sudah. Habis Subuh nyapu, jam 10 nyapu, sekarang nyapu lagi. Ya Allah, tolonglah, kalau saya sampai meninggal bagaimana?")


Mendengar keluhan tersebut, salah satu perwakilan pekerja PT Woongsol menjawab singkat,


"Ya ojo to, Mbah." ( Ya jangan lah Mbah )


Keluhan itu kemudian disahuti warga lain yang berada di lokasi dengan mengatakan,

Mudah-mudahan orang sini panjang umur semua, Mbah. Aamiin, 


Salah satu Warga yang terdampak debu PT Woongsol, Fadli. memahami nasib pekerja, kami hanya menuntut perusahaan beroperasi sesuai aturan tanpa mencemari lingkungan. Persoalan ini bukan pertentangan antara warga dan pekerja, melainkan soal kepatuhan perusahaan.


Awak media mencoba mengkonfirmasi pihak PT wongsool, terkait pesan singkat chat WhatsApp yang beredar,


Agung tidak merespon,


Opik selaku HRD PT Wongsool. Memberikan respon, itu hubungannya sama debu apa?

kami demo perusahaan agar tidak off kan pekerja, dan hal tsbt tidak mengganggu masyarakat sama sekali,demo ke warga kah para pekerja kami? ada pihak yg dirugikan kah? Setelah membalas pesan Opik langsung memblokir no WA wartawan bilahnews.id.


Media ini membuka ruang hak jawab sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.


(ADS)

Admin

Admin

Jasa Pembuatan News CMS